Manfaat Demam

Tahukah anda kalau demam adalah suatu reaksi tubuh yang menandakan tentara imun ditubuh kita sedang melawan serangan virus/bakteri yang masuk? Zat-zat imun dalam tubuh seperti sel darah putih (leukosit) dan limfosit akan bekerja lebih ‘galak’ pada saat suhu tubuh di atas normal. Itu berarti demam memiliki manfaat untuk mengusir penyakit, lalu apa yang terjadi jika demam langsung diturunkan dengan obat penurun panas (antipiretik)? tentu saja bakteri/virus itu masih ada di dalam tubuh karena kerja sel imun dihambat oleh antipiretik itu sendiri maka penyembuhan berlangsung lebih lama dan juga bisa menimbulkan masalah baru.

Itu sebabnya pernah ada sebuah iklan di televisi yang menerangkan siklus demam pada DBD (demam berdarah dengue) yang mengalami 3 fase dimana fase awal berupa demam tinggi, fase kedua demam turun tetapi justru inilah fase kritis dan apabila demam itu muncul kembali maka dikatakan ini adalah fase penyembuhan. Karena pada suhu tubuh yang meningkat antara 38-40 derajat celsius pada saat itulah ‘tentara sel imun’ tubuh sedang menggempur kuman-kuman penyakit yang masuk ke tubuh kita, sedangkan pada suhu tubuh normal efektifitasnya jauh lebih rendah.

Tetapi yang sering ditemui sekarang ini, terutama pada orang tua yang baru mempunyai anak kecil mereka seringkali panik menghadapi demam padahal demam itu sendiri belum mencapai 24-72 jam dan biasanya si demam itu lsg dihantam oleh obat penurun panas atau mereka langsung membawa ke konsultan kesehatan anak mereka yang sebetulnya dikarenakan mereka tidak tega melihat anaknya menderita karena demam itu. Tetapi kenyataannya pada demam akut justru demam itulah yang membantu mengusir infeksi yang masuk. Hal ini wajar terjadi dikarenakan ketidaktahuan kita mengenai demam itu sendiri.

Menurut medlineplus (www.nlm.gov) Demam adalah suhu tubuh yang lebih tinggi dari biasanya. Ini bukan penyakit. Ini adalah bagian dari pertahanan tubuh melawan infeksi. Kebanyakan bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi melakukannya dengan baik pada suhu normal tubuh (98,6 F). Demam ringan dapat membuat lebih sulit bagi mereka untuk bertahan hidup.Demam juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh Anda. Kerusakan otak dari demam umumnya tidak akan terjadi kecuali jika demam lebih dari 107,6 ° F (42 ° C).

Biasanya penyebab demam adalah infeksi tetapi ada juga penyebab lain seperti obat-obatan, kelelahan, kanker, dan penyakit autoimun. pengobatan demam tergantung pada penyebab demam tersebut dan tentu saja atas saran konsultan kesehatan yang anda percaya.

Menurut penjelasan dr Agnes dalam bukunya, Smart Patient, penelitian juga dilakukan pada anak-anak yang yang mengalami cacar air (chickenpox). Separuh dari anak-anak ini lalu diberi penurun panas (parasetamol), sementara separuh lainnya diberi plasebo (obat yang tidak mengandung apa-apa). Ternyata waktu pemulihan keropeng pada anak-anak yang diberi plasebo sedikit lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak yang diberi parasetamol. Penelitian dari Jepang pun mendukung kerugian pemberian antipiretik. Peneliti dari Jepang ini menyimpulkan bahwa seringnya pemberian antipiretik pada anak-anak yang terkena infeksi bakteri malah cenderung akan memperparah penyakitnya.

Tentunya dengan sedikitnya bertambahnya wawasan kita mengenai demam diharapkan tidak lagi menganggap demam sebagai musuh yang harus cepat-cepat dimusnahkan serta lebih bijak dalam menggunakan obat-obatan penurun panas secara berlebihan agar terhindar dari dampak yang lebih serius.

Catatan: penjelasan di atas tidaklah spesifik

Minum air putih lebih banyak pada saat demam

hubungi konsultan kesehatan anda  bila demam blm turun setelah 3x 24 jam